Sejarah Indoneisa, Teks Proklamasi Diketik Oleh?

Teks Proklamasi atau Teks naskah Proklamasi Klad ialah asl tulisan dari tangan Ir. Soekarno sebagai pencatat, dan ialah merupakan hasil gubahan (karangan) oleh Drs. Mohammad Hatta dan Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo.

Walaupun sudah ada yang merumuskan proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia terdiri dari Tomogero Yoshizumi, Tadashi Maeda, Achmad Soebarjo, S Nishijimi, S. Miyoshi, Muhammad Hata dan Soekarno.

Kemudian para pemuda yang berada di luar meminta pembacaan proklamasi agar dibacakan dengan keras, akan tetapi Jepang tidak mengizinkan, beberapa kata yang dituntut ialah “penyerahan”, “dikasihkan”, diserahkan”, atau “merebut”,  Akhirnya yang dipilih ialah “pemindahan kekuasaan”, setelah dirumuskan dan dibacakan di rumah orang Jepang.

Pembacaan Teks Proklamasi

teks proklamasi

id.wikipedia.org

Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan dilaksanakan tepat nya pada tanggal 17 Agustus 1945 (hari Jum’at) di jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (yang sekarang menjadi jalan Proklamasi), pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Ir. Soekarno, berikut Teks pidato proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Ir. Soekarno:

Saudara-saudara sekalian!

Saya telah meminta Anda untuk hadir di sini untuk menyaksikan peristiwa dalam sejarah kami yang paling penting.

Selama beberapa dekade kita, Rakyat Indonesia, telah berjuang untuk kebebasan negara kita-bahkan selama ratusan tahun!

Ada gelombang dalam tindakan kita untuk memenangkan kemerdekaan yang naik, dan ada yang jatuh, namun semangat kami masih ditetapkan dalam arah cita-cita kami.

Juga selama zaman Jepang usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak pernah berhenti. Pada zaman Jepang itu hanya muncul bahwa kita membungkuk pada mereka. Tetapi pada dasarnya, kita masih terus membangun kekuatan kita sendiri, kita masih percaya pada kekuatan kita sendiri.

Kini telah hadir saat ketika benar-benar kita mengambil nasib tindakan kita dan nasib negara kita ke tangan kita sendiri. Hanya suatu bangsa cukup berani untuk mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dalam kekuatan.

Oleh karena semalam kami telah musyawarah dengan tokoh-tokoh Indonesia dari seluruh Indonesia. Bahwa pengumpulan deliberatif dengan suara bulat berpendapat bahwa sekarang telah datang waktu untuk mendeklarasikan kemerdekaan.

Saudara-saudara:

Bersama ini kami menyatakan solidaritas penentuan itu. Dengarkan Proklamasi kami :

PROKLAMASI

KAMI BANGSA INDONESIA DENGAN INI MENYATAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA. HAL-HAL YANG MENGENAI PEMINDAHAN KEKUASAAN DAN LAIN-LAIN DISELENGGARAKAN DENGAN CARA SAKSAMA DAN DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA.

                                                                                                                                                       DJAKARTA, 17 AGUSTUS 1945

                                                                                                                                                     ATAS NAMA BANGSA INDONESIA.

                                                                                                                                                                SOEKARNO-HATTA.

Pelaksanaan Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan

teks proklamasi

nasional.tempo.co

Pelaksanaan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 (hari Jum’at) di jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (yang sekarang menjadi jalan Proklamasi) dari pagi telah dilakukan persiapan di tempat tersebut (rumah Ir. Soekarno), untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan bangsa Indonesia.

Dalam pelaksanaan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan banyak tokoh dan rakyat yang hadir untuk menyaksikan pembacan teks tersebut berkumpul di termpat itu, sesuai kesepakatan yang diambil di rumah Laksamana Maeda, para tokoh Indonesia menjelang pukul 10.30 waktu Jawa (zaman Jepang) atau 10.00 WIB telah hadir di rumah Ir. Soekarno. Mereka hadir untuk menjadi saksi pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Acara yang disusun dalam upacara di kediaman 1r. Soekarno (jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta) tersebut, antara lain ialah sebagai berikut:

  • Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
  • Pengibaran bendera Merah Putih.
  • Sambutan Walikota Jakarta Suwiryo dan dr. Muwardi.

Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung tanpa protokol. Latief Hendraningrat memberi aba-aba siap memimta kepada barisan pemuda agar berdiri tegak dengan sikap sempurna.

Ketika Bung Karno dan bung hatta bersiap untuk membacakan teks proklamasi suasana pun seketika menjadi haning, mendengarkan suara Bung Karno yang begitu haru, Bung Karno didampingi Bung Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia setelah sebelumnya mengucapkan pidato singkat.

Setelah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih, Bendera Sang Saka Merah Putih itu dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno. saat itu Suhud bertugas mengambil bendera dari atas baki (nampan) yang telah disediakan dan mengibarkannya dengan bantuan Latief Hendraningrat.

Kemudian Sang Merah Putih mulai dinaikkan dan hadirin yang datang bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dinaikkan perlahan-lahan menyesuaikan syair lagu Indonesia Raya.

Setelah selesai pengibaran bendera Merah Putih kemudian dilanjutkan sambutan dari Walikota Jakarta Suwiryo dan dr. Muwardi. Pelaksanaan upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dihadiri oleh tokoh-tokoh Indonesia lainnya, seperti Mr. Latuharhary, Dr, Samsi, Ibu Fatmawati, Mr. A.G. Pringgodigdo, Mr Sujono, Ny. SK. trimurti dan Sukarni.

Makna Teks Proklamasi

teks proklamasi

satujam.com

Makna teks proklamasi, perlu anda diketahui bahwa teks proklamasi disusun dalam keadaan genting dan mendesak, tetapi bukan berarti teks proklamasi tidak mempunyai  legalitas dan kedalaman makna, teks proklamasi disusun secara singkat dan hanya terdiri dari 2 alinea. makna mendalam yang termuat dalam teks proklamasi menunjukkan kelebihan dan ketajaman pemikiran para pembuat naskah proklamasi di kala itu.

Dalam alinea pertama yang berbunyi, “Kami bangsa Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaan Indonesia”, makna dari ini yang artinya adalah bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia telah dinyatakan dan diumumkan kepada dunia.

Sedangkan alinea kedua yang berbunyi, “Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya” yang bermaksud supaya pemindahan kekuasaan pemerintahan harus dilaksanakan secara hati-hati dan penuh perhitungan supaya tidak terjadi pertumpahan darah secara besar-besaran.

Makna proklamasi kemerdekaan Indonesia bila ditelaah adalah:

  1. Proklamasi kemerdekaan merupakan akhir penjajahan kaum kolonialis untuk bangsa Indonesia.
  2. Proklamasi kemerdekaan memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk menjadi masyarakat mandiri dan cerdas yang mempunyai nilai-nilai budaya yang tinggi.
  3. Memberikan arah dan kewenangan untuk bangsa Indonesia agar menjadi masyarakat yang sejahtera dengan kekuasaan serta menguasai dan mengelola sumber-sumber daya ekonomi secara mandiri.
  4. Merupakan pernyataan kemerdekaan dan bebas dari belenggu penjajahan serta sekaligus membangun kehidupan baru menuju masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur;
  5. Proklamasi kemerdekaan merupakan sumber tertib hukum nasional yang mengandung makna berakhirnya hukum kolonial dan digantikan dengan tata hukum nasional;
  6. Proklamasi memberikan kewenangan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dari segala macam rongrongan;
  7. Proklamasi merupakan alat hukum internasional untuk bangsa Indonesia dalam melakukan hubungan dan kerja sama internasional.

Di atas adalah sejumlah makna proklamasi kemerdekaan Indonesia, pengorbanan para pejuang kemerdekaan tentu patut mendapat penghargaan, Tugas generasi selanjutnya yang tidak bisa dipandang remeh yaitu harus berusaha untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu dengan karya positif.

Teks Proklamasi Otentik

teks proklamasi

katamedia.co

Teks proklamasi otentik atau naskah proklamasi yang dibacakan Soekarno saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bukanlah teks naskah versi klad di atas. terjadi beberapa perubahan kecil pada naskah klad yang kemudian disebut sebagai teks proklamasi otentik atau asli.

Teks proklamasi otentik adalah hasil perubahan naskah proklamasi klad yang kemudian diketik oleh Sayuti Melik, Sayuti Malik ikut mencatumkan namanya dalam sejarah indonesia karena sangat berjasa sekali dalam bangsa ini.

Beberapa perubahan antara teks proklamasi otentik dan versi klad antara lain ialah :

  • Kata ‘Proklamasi’ dibubah menjadi ‘PROKLAMASI’ dengan huruf kapital semua
  • Kata ‘tempoh’ diubah menjadi ‘tempo’
  • Kata ‘hal2’ diubah menjadi ‘hal-hal’
  • Kata ‘wakil-wakil bangsa Indonesia’ diubah ‘atas nama bangsa Indonesia’
  • Kata ’17-8-05′ menjadi ‘hari 17 boelan 8 tahoen ‘05’
  • Di bagian bawah ditambahkan tandatangan Soekarno dan Hatta.

Dari hasil naskah proklamasi otentik dapat mengalami sejumlah perubahan dan diketik oleh Sayuti Melik inilah yang dibacakan Ir. Soekarno saat proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Teks Proklamasi Diketik Oleh

Teks proklamasi 17 Agustus 1945 asli yang ditulis Presiden Sukarno kemudian dibuang pengetik naskah tersebut yaitu, Sayuti Melik, tetapi dalam pembuanganya itu tidak berhasil, karena teks tersebut dapat diselamatkan oleh wartawan senior yang bernama, Buhanuddin Mohammad Diah atau BM Diah.

Dalam pembuangan teks proklamasi tersebut ke tempat sampah dari tulisan Bung Karno, karena yang dipakai memproklamirkan kemerdekaan ialah naskah hasil ketikan,” kata penulis buku ‘Butir-butir Padi B.M Diah, Tokoh Sejarah yang Menghayati Zaman’, Dasman Djamaluddin, saat diwawancara Tempo pada Rabu, 16 Agustus 2017.

Menurut Dasman, BM Diah kemudian mengambil teks Proklamasi tersebut, setelah itu, BM Diah memasukkan teks tersebut ke saku celananya, BM Diah adalah salah satu tokoh bagian dari kemerdekaan bangsa ini, Diah waktu itu masuk Angkatan 45 dan pada malam 16 Agusutus 1945 beliau hadir dalam perumusan naskah Proklamasi, waktu itu ada 6 orang di dalam ruangan dengan Bung Karno,” imbuh Dasman.

Diah menceritakan kepada Dasman, bahwa ia dekat dengan Sukarno. Perkenalan itu dimulai saat ia menikah dengan Herawati Diah, yang kelak menjadi istrinya. Pria kelahiran Banda Aceh lulusan jurnalistik dan sosiologi asal Amerika Serikat itu kenal Herawati melalui Ahmad Subarjo, tokoh kemerdekaan.

Kemudian mereka menikah dan dihadiri Soekarno dan wakilnya Mohammad Hatta. Sejak saat itu juga, Diah ikut terlibat dalam berbagai kegiatan perumusan kemerdekaan, termasuk saat Sayuti Melik mengetik teks Proklamasi untuk segera dibacakan di hari pertama kalinya Indonesia memproklamirkan kemerdekaan.

Makna Teks Proklasmasi Dari Aspek Hukum

Menurut kalimat-kalimat yang terdapat di dalamnya Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 berisi suatu pernyataan kemerdekaan yang memberi tahu kepada bangsa Indonesia sendiri dan kepada dunia luar, bahwa saat itu bangsa Indonesia telah merdeka, tidak dijajah lagi.

Dengan ini dapat membagikan bahwa bangsa indonesia telah merdeka dan tidak boleh di ganggu atau dijajah lagi, tidak dihalang-halangi. Bangsa Indonesia benar-benar telah siap untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikannya itu, demikian juga siap untuk mempertahankan negara yang baru didirikan tersebut.

Tapi  tugas itu semua hendaknya dilakukan secepatnya sebelum tentara Sekutu mendarat di Indonesia, makna dari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 juga dapat dipandang dari berbagai segi, maka proklamasi kemerdekaan itu mengandung beberapa aspek antara lain yaitu :

  1. Dari sudut Ilmu hukum, maka proklamasi atau pernyataan yang berisikan keputusan bangsa Indonesia telah menghapus tata hukum kolonial untuk pada saat itu juga digantikan dengan tata hukum nasional (Indonesia).
  2. Dari sudut politik-ideologis, maka proklamasi atau pernyataan yang berisikan keputusan bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari segala belenggu penjajahan dan sekaligus membangun perumahan baru, yaitu perumahan Negara Proklamasi Republik Indonesia yang bebas, merdeka dan berdaulat penuh.

Leave a Reply