Jual Alat Tes HIV ONESTEP | Harga Terjangkau | Bisa Digunakan Dimana Saja

alat tes hiv

Jual Alat Tes HIV ONESTEP

Jual alat tes hiv- dengan adanya alat test HIV ini kamu bisa bisa menggunakan dimanapun kamu inginkan dan tentu sangat memudahkan bagi orang yang ingin mencoba atau mengetes tentang deteksi virus tersebut yang berada didalam tubuh kamu.

Penyakit HIV atau AIDS adalah penyakit yang paling berbahaya, karena penyakit ini bisa menimbulkan kematian secara perlahan, selain itu penyakit ini juga bisa mengundang penyakit lain, seperti kanker dan berbagai infeksi yang muncul seiring berjalannya waktu, sehingga menjadi sistem kekebalan tubuh kita lemah.  

Penyakit HIV bisa menurunkan kekebalan tubuh manusia secara drastis, sehingga sangat yakin penyakit bakteri lain nya juga terinveksi menyerang tubuh kita, tidak seperti virus lainnya, tubuh anda tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya, bila kita terinfeksi HIV, maka akan memilikinya sepanjang hidup.

Fungsi alat ini adalah untuk test apakah kita positif mengidap penyakit HIV dalam tubuh kita, karena penyakit ini sangat berbahaya bahkan bisa menimbulkan kematian secara perlahan, maka dari itu bagi anda yang ingin test ada tidaknya virus tersebut sebaiknya menggunakan alat tes HIV ini, alat test HIV ini juga sangat simpel digunakan.

jual alat tes hiv

www.tokopedia.com

Jual Alat Tes Hiv ONESTEP

Harga Rp.130.000 Promo Rp.110.000


Untuk Pemesanan & Info Lebih Lengkap Hubungi :

WhatsApp (Only) : 0822-1502-0533


Keunggulan Alat Tes Hiv ONESTEP

  • Untuk deteksi awal virus HIV
  • Cara pemakaianpun juga sangat mudah dan praktis
  • Hasil nya juga sangat cepat sekitar 5-10 menit
  • Bisa digunakan kapanpun dan dimanapun
  • Cara packingnya aman, rapi dan rapat agar menjaga privasi kamu

Kelengkapan Setiap 1 Pcs :

  • One Step Test Device (1 Buah)
  • Alcohol Prep Pad (1 Buah)
  • Lancet (1 Buah)
  • Pippete Plastic (1 Buah)
  • Plaster Luka
  • Buku Panduan / Guide Book

Apa Itu Alat Tes Hiv?

jual alat tes hiv

www.tokopedia.com

Alat tes HIV ialah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh manusia terinfeksi human immunodeficiency virus tersebut atau HIV, yang merupakan dari penyebab AIDS (acquired immunodeficiency syndrome), urin, air liur, atau darah orang tersebut akan digunakan untuk pemeriksaan.

Seiring berjalannya waktu, tes HIV sudah berkembang menjadi lebih canggih, alat tes HIV dapat memeriksa berbagai faktor, termasuk RNA manusia serta keberadaan antigen dan antibodi.

Tapi kamu harus diperhatikan bahwa tes HIV tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis AIDS secara akurat – tujuan utama dari tes ini ialah mendiagnosis adanya human immunodeficiency virus, virus tersebut dapat menyebabkan AIDS, tapi tidak berlaku ke semua orang.

Selain untuk mendiagnosis, alat tes HIV juga dapat digunakan untuk mengawasi proses perkembangan virus, suatu hal yang penting dalam pengobatan dan penanganan AIDS.

Dengan menggunakan alat tes ini setidak nya dapat memberikan manfaat terhadap orang tersebut, dengan ketidak panikannya yang sebelumnya mereka belum mengetahui.

Alat tes ini juga bisa memberikan panduan dasar bagi seseorang yang menderita penyakit ini, maka dari itu dokter juga perlu memeriksa, perkembangan virus tersebut, agar dapat memberikan perawatan lebih lanjut,

Sedangkan orang yang mendapatkan hasil yang positif akan mendapatkan informasi, perawatan, dukungan, konseling, dan pengobatan untuk menangani gejala yang mereka alami, orang  yang positif HIV juga harus mempelajari cara untuk mencegah penularan dan infeksi di masa mendatang.


Untuk Pemesanan & Info Lebih Lengkap Hubungi :

WhatsApp (Only) : 0822-1502-0533


Tutorial Cara Menggunakan Alat Tes HIV ONESTEP

Ini dia bagi kamu yang kurang paham menggunakan alat tes hiv tersebut saya akan memudahkan kamu bagaimana cara menggunakan alat tersebut.

Informasi Seputar HIV

jual alat tes hiv

http://palembang.tribunnews.com

AIDS ialah tahap lanjutan progresif dari infeksi HIV, penyakit ini dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga menyebabkan mengundang infeksi lainnya, Jika Anda memiliki AIDS,

Anda mungkin memiliki beberapa kondisi menular pada waktu yang sama, mislanya Infeksi, baik satu atau bahkan beberapa, misalnya seperti tuberkulosis, infeksi, kriptokokus meningitis, sitomegalovirus, cryptosporidiosis, toksoplasmosis, Contohnya seperti kanker paru-paru, kanker ginjal atau limfoma, dan sarkoma Kaposi,

tuberkulosis (TB), di negara lainnya yang kurang sumber daya alamnya, TB ialah infeksi yang paling umum yang terkait dengan HIV, dan merupakan penyebab utama kematian di antara orang yang menderita AIDS.

Sitomegalovirus, virus herpes yang umum ini ditransmisikan dalam cairan tubuh seperti air liur, darah, urin, air mani, dan air susu ibu, sistem kekebalan tubuh pada manusia yang sehat akan membuat virus tidak aktif, tapi, bila sistem kekebalan tubuh manusia ini melemah, maka virus akan muncul kembali dan menyebabkan kerusakan pada bagian mata, paru-paru, saluran pencernaan dan lain-lain.

Kandidiasis ialah infeksi yang juga sering terjadi terkait HIV, kondisi ini menyebabkan peradangan dan menyebabkan lapisan putih dan tebal pada selaput lendir mulut, lidah, kerongkongan, atau vagina.

Kriptokokus meningitis, meningitis ialah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges), meningitis kriptokokal ialah infeksi sistem saraf umum pusat yang terkait dengan HIV, disebabkan oleh jamur yang ditemukan di dalam tanah.

Cryptosporidiosis, infeksi ini disebabkan oleh parasit usus yang umum ditemukan pada binatang, kamu dapat kontak dengan cryptosporidiosis ketika kamu menelan makanan atau air yang terkontaminasi dengannya, parasit tumbuh di usus Anda dan saluran empedu, menyebabkan diare parah kronis pada orang dengan AIDS.

Selain infeksi, kamu juga berisiko mengalami kanker dan masalah neurologis serta masalah ginjal ketika kamu penderita AIDS.

Tanda-Tanda HIV dan AIDS

Jika anda ingin tahu mengenai gimana sih tanda-tanda orang yang terkena virus HIV atau AIDS itu, cukup simpel sekali kamu hanya perlu memastikan untuk mengetest nya dengan cara alat tes HIV saja, karena gejala penyakit ini tidak datang begitu saja setelah awal terinveksi, lebih mudah nya tidak akan menyadari adanya penyakit tersebut.

Ya, adapun tidak menimbulkan gejala apapun, kamu bisa menularkan virus ini ke orang lain loh, kok bisa begitu? ya, karena virus ini dapat memakan waktu yang cukup lama, sekitar 3- sampai 15 tahun, sehingga muncul gejala, kamu mungkin salah satunya orang yang terkena HIV secara tidak sadar, karena terlihat orang normal seperti biasanya seperti apa yang sudah dijelaskan tadi.

HIV juga tidak langsung merusak organ manusia, namun virus ini hanya menyerang kekebalan tubuh manusia saja, sehingga sangat memungkinkan terjadi mengundang penyakit lainnya, biasa nya yang sering terjadi infeksi, ini gejala pertama dari HIV mirip dengan infeksi virus lainnya:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Sakit otot
  • Kehilangan berat badan
  • Pembengkakan kelenjar di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha

Penyebab HIV Dan AIDS

AIDS disebabkan oleh HIV. HIV ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, air mani, dan cairan vagina dari orang yang terinfeksi, berikut dibawah ini.

  • Ketika kamu memberikan kontak dengan vagina, anal, atau oral seseorang yang mederita HIV tanpa alat pelindung atau kondom, HIV lebih cepat menular secara seksual, karena  cairan bercampur dan virus dapat ditularkan, terutama di mana ada air di jaringan vagina atau dubur, luka, atau infeksi menular seksual lainnya (IMS), perempuan remaja sangat rentan terhadap infeksi
  • HIV karena selaput vagina mereka lebih tipis dan lebih rentan terhadap infeksi dibandingkan wanita dewasa.
  • Dengan berbagi jarum suntik dan peralatan obat suntik lainnya yang terkontaminasi dengan HIV.
  • Dengan menggunakan peralatan tato dan body piercing (termasuk tinta) yang tidak disterilkan atau benar-benar dibersihkan dan terinfeksi HIV.
  • Dari seorang ibu dengan HIV kepada bayinya (sebelum atau selama kelahiran) dan dengan menyusui.
  • Dengan memiliki  infeksi menular seksual (IMS) lainnya contohnya seperti, klamidia atau gonore, IMS dapat melemahkan perlindungan alami bagi tubuh manusia dan meningkatkan kesempatan kamu terinfeksi HIV bila kamu terkena virus tersebut
  • Kontak dengan darah, air mani, atau cairan vagina yang mempunyai infeksi HIV pada luka atau luka terbuka.

Perkembangan Virus HIV

Berikut dibawah ini perkembangan virus HIV:

Stadium Awal

Jika orang yang terkena virus ini memasuki stadiun awal, anggota tubuhnya mengandung virus ini dalam jumlah yang benyak sekali, maka dari itu, kamu sangat mudah untuk menularkan virus ini kepada orang yang normal.

Gejala pertama inveksi biasanya terjadi dalam kurun waktu 2-4 minggu saja setelah infeksi awal, awas perkembangan virus ini juga begitu cepat sehingga tidak terkendali pada minggu pertama kamu tertular HIV.

Menurut University of California, gejala awal HIV pada umumnya seperti gejala flu yakni demam, sakit kepala, dan sakit tenggorokan, hal yang seperti itu adalah respon alami sistem imun saat melawan infeksi virus yang bersarang di tubuh manusia, tapi sayang sekali, karena sistem kekebalan tubuh manusia tidak begitu kuat untuk membunuh virus ini.

Kepada orang yang menderita juga mengalami ruam di beberap bagian tubuh sehingga dengan hal itu dapat mengalami  pembengkakan kelenjar getah bening, yang paling mudah diamati ialah terdapat benjolan pada bagian leher tepat di bawah rahang, tapi beberapa penderita lainnya bahkan tidak mengalami gejala atau hanya gejala ringan sehingga sering diabaikan.

Stadium Laten Klinis

Sesudah stadium pertama, kemudian ini yang akan menjadi mengalami penantian panjang untuk gejala setelahnya, pada tahap ini, virus HIV masih aktif dalam tubuh, tapi, tidak menunjukkan gejala atau hanya bergejala ringan saja, fase ini juga disebut dengan tahap asimtomatik, yang berarti tanpa gejala, nah bingung ya?

Untuk orang yang tidak konsumsi obat HIV apa pun, stadium laten klinis berlangsung sekitar 10 tahun untuk menunjukkan gejala infeksi HIV lanjutan, ya, walaupun diem-diem tidak ada gejala, justru virus HIV semakin menyerang sel imun untuk mengembangkan komplikasi lebih lanjut.

Jika gejalanya sudah muncul, kamu akan mendapatkan beberapa gangguan kesehatan lainnya seperti, diare, batuk, sesak nafas, demam dan turunnya berat badan secara drastis.

Tak hanya itu kamu juga akan mendapatkan pembekakan kelenjar getah bening sebagai lanjutan dari virus ini. akan tetapi penyebab timbulnya gejala tersebut tidak begitu pasti.

Stadium Lanjut

Gejala stadium lanjut HIV ialah puncak dimana sistem kekebalan tubuh semakin melemah atau rusak total akibat dampak dari virus HIV, di step ini, jumlah CD4 penderita mengalami penurunan yang sangat drastis, hingga di bawah 200 sel per milimeter kubik darah, padahal, orang sehat mempunyai jumlah CD4 sekitar 500 sampai 1.600 sel per milimeter kubik darah loh.

Di tahap ini juga sangat lama loh, yaitu sekitar memakan waktu 10 tahun bisa juga lebih, karena untuk mengembangkan infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik ialah bentuk komplikasi HIV yang disebabkan oleh jamur atau bakteri yang mengambil keuntungan dari sistem kekebalan tubuh yang begitu lemah.

Sistem imun yang lemah atau rusak akan membuat orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) rentan terhadap pneumonia, toksoplasmosis, dan tuberkulosis (TBC). Kumpulan penyakit ini menandakan bahwa virus HIV telah berkembang menjadi penyakit AIDS.

Gejala HIV yang muncul pada stadium akhir meliputi keringat berlebihan di malam hari, demam lebih dari 38 derajat Celcius selama satu minggu atau lebih, bintik abnormal di lidah atau mulut, diare kronis, dan gangguan penglihatan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.