Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Manusia dalam menjalani kehidupan di muka bumi tidaklah sendirian, melainkan hidup dengan makhluk lain, seperti tumbuhan, hewab dan jasab renik.

Makhluk hidup yang lain tersebut bukanlah kawan yang hiduo bersama secara netral atau pasif terhadap manusia, melainkan terjadi keterkaitan diantara mereka. Agar terjadi kehidupan yang sempurna.

Jika di bumi tidak terdapat hewan dan tumbuhan, dari manakah manusia mendapatkan oksigen dan makanan?, oleh karena itu, manusia tidak lepas dari lingkungan hidupnya.

Anda sering mendengar atau bahkan mengucapkan lingkungan atau lingkungan hidup, apa yang Anda ketahui tentang lingkungan hidup?.

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

bebasketik.com

Salah satu seorang ahli lingkungan, yakni Otto Soemawarto mengemukakan bahwa dalam bahasa inggris istilah lingkungan adalah environment. Selanjutnya dikatakan. Lingkungan atau lingkungan hidup merupakan segala sesuatu yang ada pada setiap makhluk hidup atau organisme dan berpengaruh pada kehidupannya.

Contoh, pada hewan seperti kucing, segala sesuatu disekeliling kucing dan berpengaruh pada berkelangsungan hidup kucing tersebut maka itulah lingkungan hidupnya.

Demikian pula pada jenis tumbuhan tertentu, misalnya pohon mangga atau padi di sawah, segala sesuatu yang memengaruhi pertumbuhan atau kehidupan tanaman tersebut itulah lingkungan hidupnya.

Menurut Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, menyatakan bahwa lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang denga semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan prilakunya yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Selanjutnya bagaimana untuk lingkungan hidup manusia?, tentunya anda telah dapat menyimpulkannya bukan?, pada intinya tergantung pada apa dan siapa yang menjadi sorotan dan kajiannya.

Lingkungan kehidupan adalah segala sesuatu mulai dari udara yang menyentuh hidungnya sampai ke benda-benda angkasa yang jaraknya ratusan juta kilometer dari planet bumi ini, jika mengaruhi muka bumi ini maka menjadi lingkungan hidup manusia.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa lingkungan atau lingkungan hidup adalah segala sesuatu (benda, keadilan, situasi) yang ada sisekeliling makhluk hidup dan berpengaruh terhadap kehidupan (sifat, pertumbuhan, persebaran) makhluk hidup yang bersangkutan.

Dipengaruhi manusia, segala yang ada pada lingkungan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kehidupan manusia karena lingkungan memenuhi daya dukung, daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di muka bumi.

Dalam kondisi alami, lingkungan dengan segala keragaman interaksi yang ada mampu menyeimbangkan keadaannya, namun tidak menutup kemungkinan, kondisi demikian dapat berubah dengan adanya campur tangan manusia dengan segala aktivitas pemenuhi kebutuhan yang kadang melampaui batas.

Keseimbangan lingkungan secara alami dapat berlangsung karena beberapa hal, yakni komponen-komponen yang terlibat dalam aksi-reaksi dan berperan sesuai kondisi keseimbangan. Pemindahan energi (arus energi) dan siklus biogeokimia dapat berlansung.

Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilang nya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya mata rantai dalam suatu ekosistem.

Faktor Faktor Yang Memengaruhi Lingkungan Hidup

Faktor Faktor Yang Memengaruhi Lingkungan Hidup

http://www.kesekolah.com

Menurut Prof. Dr. I. Sapardi, faktor-faktor lingkungan hidup yang berkaitan dengan tingkat kemampuan daya dukung lingkungan, yaitu terdiri atas faktor-faktor sebagai berikut.

Faktor Geografi

  1. Iklim, merupakan faktor yang memengaruhi aktivitas manusia dalam lingkungannya. Iklim yang eksrtim dapat menjadi pembatas bagi aktivitas manusia
  2. Perubahan cuaca, merupakan faktor yang di satu sisi suhu yang ekstrim dapat menjadi pembatas bagi manusia, sedangkan disisi lain suhu yang beragam dapat membuat manusia menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam mengatasi perubahan-perubahan tersebut.
  3. Kesuburan tanah, merupakan faktor yang cukup berpengaruh terutama bagi daerah agraris, karena sebagai tanah yang subur daya dukung lingkungan tersebut nilainya jauh lebih tinggi daripada daerah yang kurang subur.
  4. Erosi, merupakan faktor yang dapat mengurangi daya dukung lingkungan.

Faktor Sosial Budaya

  1. Tingkat ilmu yang dimiliki oleh masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup bagi manusia.
  2. Tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat dapat meningkatkan nilai daya dukung lingkungan.
  3. Tingkat teknologi yang dimiliki masyarakat dapat meningkatkan dan menurunkan nilai daya dukung lingkungan.
  4. Prilaku manusia dapat meningkatkan nilai daya dukung dari lingkungan.

Ekosistem

Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya dimana manusia merupakan bagian integral dari ekosistem tempat hidup nya, adapun pengertian ekosisteme menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling memengaruhi dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.

Komponen ekosistem terdiri dari tiga bagian, yaitu sebagai berikut.

Lingkungan Biotik

Lingkungan biotik terdiri atas organisme-organisme atau makhluk hidup, dalam lingkungan biotik terdapt antara hubungan-hubungan antarorganisme atau makhluk hidup baik yang saling menguntungkan maupun merugikan, bahkan terjadi persaingan-persaingan dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan masing-masing.

Khusus untuk kehidupan manusi, sebagai ahli berpandangan bahwa menusia kelompok tersendiri dalam ekosisem di karanakan memiliki pengaruh dominan di dalam lingkungan.

Tidak sedikit pula yang mengelompokan manusia ke dalam komponen biotik karena manusia tergolong makhluk atau organisme hidup.

Lingkungan Abiotik

Lingkungan abiotik terdiri atas segala komponen benda tidak hidup, keberadaannya hampir tidak secara langsung memengaruhi keberadaan dan penyebaran organisme tertentu. Lingkungan abiotik terdiri atas suhu air, kelembapan, angin, pH (derajat kesamaan), garam-garaman, mineral, topografi, dan energi (radiasi).

Proses Ekosistem

Sesuatu ekositem akan mengalami proses-proses ekosistem, dari proses ini kemudian secara alamiah akan menjadi keseimbangan dari unsur-unsur atau materi-materi yang terdapat dalam ekosistem tersebut.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.