Asal Usul Sejarah Bahasa Indonesia Sebelum Merdeka

Sejarah bahasa Indonesia- bahasa adalah suatu alat komunikasi yang disampaikan seseorang kepada orang lain yaitu agar bisa mengetahui apa yang menjadi maksud dan tujuannya, karena pentingnya bahasa sebagai identitas manusia.

Karena tidak bisa dilepaskan dari adanya pengakuan manusia terhadap pemakaian bahasa dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari, untuk menjalankan tugas kemanusiaan, manusia hanya punya satu alat, yakni bahasa, dengan bahasa, manusia dapat mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

Pengertian Bahasa

sejarah bahasa indonesia

arti-pengertian.com

Pengertian bahasa- menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), memberikan dua pengertian bahasa, yang pertama adalah menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Baca Juga : Isi Pembacaan Teks Proklamasi Oleh Ir. Soekarno Yang Asli

Sedangkan yang kedua ialah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang sifatnya arbitrer.

Sejarah Bahasa Indonesia

sejarah bahasa indonesia

www.kata.co.id

Sejarah bahasa Indonesia yaitu lahir pada tanggal 28 Oktober 1928, pada waktu sa itu, para pemuda dari berbagai pelosok Indonesia berkumpul dalam kegiatan Pemuda dan berikrar dan berbunyi (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Dari hasil rapat itu yang bernama Ikrar Sumpah Pemuda, Unsur yang ke 3 dari Sumpah Pemuda adalah pernyataan tekad bahwasanya bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia, pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia diresmikan kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Bahasa Indonesia ttelah resmi menjadi bahasa Nasional yaitu pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada waktu itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

Baca Juga : Sejarah Lengkap Sumpah Pemuda, Makna, Tokoh, Teks Dan Hari

Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa Negara merupakan bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36), keputusan kongres bahasa Indonesia II tahun 1954 yang bertempat di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.

Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu hal ini di nyatakan pada sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, namun hampir di seluruh Asia Tenggara.

Awal mula bahasa melayu di pakai di daerah Asia Tenggara yaitu sejak abad ke 7-an t, bukti yang menyatakan itu adalah dengan ditemukannya prasasti di kedukan bukit berangka yaitu pada tahun 683 M di Palembang.

Talang Tuwo berangka tahun 684 M di Palembang, Kota Kapur berangka tahun 686 M (Bangka Barat), dan Karang Brahi berangka pada tahun 688 M (Jambi), prasasti itu bertuliskan huruf Pranagari yang berbahasa Melayu Kuno.

Bahasa Melayu Kuna itu bukan hanya dipakai pada zaman Sriwijaya karena di Jawa Tengah (Gandasuli) akan tetapi juga ditemukan prasasti berangka tahun 832 M dan di Bogor ditemukan prasasti berangka tahun 942 M yang juga menggunakan bahasa Melayu Kuna.

Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu dapat dipakai sebagai bahasa kebudayaan, yakni bahasa buku pelajaran beragama Budha, bahasa Melayu juga dipakai sebagai bahasa perhubungan antara suku di Indonesia dan yaitu sebagai bahasa perdagangan.

Baik sebagai bahasa antarsuku di Indonesia atau sebagai bahasa yang digunakan terhadap para pedagang yang datang dari luar Indonesia, menurut informasi dari seorang ahli sejarah Cina, I-Tsing, yang belajar agama Budha yaitu di Sriwijaya.

Kemudian ia menyatakan bahwa di Sriwijaya ada bahasa yang bernama Koen-louen (I-Tsing:63,159), Kou-luen (I-Tsing:183), K’ouen-louen (Ferrand, 1919), Kw’enlun (Alisjahbana, 1971:1089), Kun’lun (Parnikel, 1977:91), K’un-lun (Prentice, 1078:19), yang berdampingan dengan Sanskerta, maksud dari Koen-luen ialah bahasa perhubungan (lingua franca) di Kepulauan Indonesia, yakni bahasa Melayu.

Seiring berjalan waktu kemudian bahasa Melayu semkain berkembang  dari peninggalan kerajaan Islam, baik itu dari batu bertulis, misalnya yang tertulis pada batu nisan yaitu di Minye Tujoh, Aceh, berangka pada tahun 1380 M, atau hasil susastra pada abad ke-16 dan ke-17, seperti Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-Raja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin.

Kemudian bahasa Melayu menyebar ke berbagai belahan Indonesia hal ini bersamaan ketika penyebaran agama islam di daerah Indonesia, bahasa melayu mudah diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai bahasa perhubungan antar suku, antar pulau, antar bangsa dan antar kerajaan.

Lama-kelamaan bahasa melayu dipakai dimana saja khususnya di Indonesia karena bahasa melayu mudah dipahami.

Kesimpulan

Kesimpulan bisa diartikan bahwa bahasa Indonesia asal muasalnya yaitu dari bahasa melayu, karena bahasa melayu dipilih sebagai bahasa pemersatu.

  • Bahasa melayu sudah merupakan lingua franca di Indonesia, bahasa perhubungan dan bahasa perdangangan.
  • Sistem bahasa Melayu sederhana, mudah dipelajari karena dalam bahasa melayu tidak dikenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).
  • Suku Sunda, Suku Jawa dan yang lainnya telah setuju bahwa bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa Nasional.
  • Bahasa melayu memiliki kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan yang berarti sangat luas.

Fungsi Bahasa Indonesia

sejarah bahasa indonesia

slideplayer.info

Fungsi bahasa indonesia- sebagai manusia sewajarnya bahwa bahasa adalah suatu yang sangat penting karena tanpa memahami bahasa maka seorang akan sulit untuk menyampaikan apapun yang ada di benaknya, berikut fungsinya di bawah ini.

  1. Sebagai Alat Komunikasi

Bahasa berfungsi untuk berkomunikasi, dengan adanya bahasa, bisa apa yang mengetahui apa yang telah disampaikan oleh lawan bicara kita, dapat dikatakan bahasa ialah perantara agar kita dapat berkomunikasi dengan orang banyak.  

  1. Sebagai Alat Untuk Menyampaikan Perasaan Dan Ekspresi

Dengan adanya bahasa, seseorang dapat menyampaikan suatu pesan kepada orang banyak apa yang ia rasakan, ekspresi dan perasaan seseorang juga dapat disampaikan melalui bahasa yang dituangkan kedalam suatu karya contohnya seperti syair lagu atau puisi.

  1. Sebagai Alat Untuk Beradaptasi Sosial

Proses adaptasi atau penyesuaian diri merupakan hal yang mungkin sulit, ketika mulai beradaptasi di lingkungan sosial, seseorang akan memilih menggunakan bahasa tergantung situasi dan kondisi yang ia hadapi, dengan menguasai suatu bahasa, seseorang akan lebih mudah untuk berbaur dengan manusia.

  1. Sebagai Alat Untuk Integrasi

Indonesia ialah suatu Negara yang mempunyai berbagai macam suku dan bahasa, bahasa Indonesia mempunyai fungsi integrasi yang dapat mempersatukan antar suku dari seluruh Indonesia, sehingga apa yang dibicarakan dapat mudah dipahami.

  1. Sebagai Alat Kontrol Sosial

Bahasa juga sangat mempengaruhi sikap dan tingkah laku kita, kontrol sosial dimaksudkan untuk mengendalikan diri contohnya dengan cara menyaring bahasa yang akan diutarakan.

Kedudukan Bahasa Indonesia

sejarah bahasa indonesia

www.aneiqbal.com

Kedudukan bahasa Indonesia bahwasannya fungsi bahasa Indonesia telah dirumuskan dalam Seminar Politik Bahasa Indonesia yaitu pada tahun 1975, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara.

Baca Juga : 7 Kerajaan Islam Tertua Di Indonesia Dan Penjelasannya

Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan sebagai bahasa nasional yang artinya bahwa kedudukannya berada diatas bahasa-bahasa daerah manapun, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggan Negara, lambang identitas Negara, dan alat pemersatu bangsa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan sebagai bahasa yang merupakan bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar resmi di lembaga pendidikan, bahasa resmi dalam pemerintahan, dan bahasa resmi dalam pengembangan IPTEK.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.