Legenda Bola Voli Indonesia | Sejarah Lengkap

Legenda Bola Voli Indonesia | Sejarah Lengkap

Bola voli adalah salah satu olahraga yang dimainkan dengan dua tim, yang mana masing-masing tim tersebut saling berlawanan, bola voli juga olahraga yang sangat favorit di dunia atau di Indonesia.

 

Sejarah Bola Voli

sejarah voli
dikatama.com

Sejarah bola voli Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang saling berlawanan, bola voli cukup terkenal di dunia Internasional, cabang olahraga bola voli dinaungi oleh induk organisasi bola voli internasional yang bernama FIVB (Federation Internationale de Volleyball).

Berbagai penghargaan dan kemenangan pun sudah diraih para atlet Indonesia di berbagai kejuaraan dunia sedangkan yang menaungi cabang olahraga bola voli ini adalah PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Cabang olahraga ini memiliki beberapa jenis permainan jenis yang pertama ialah permainan bola voli lapangan masing-masing tim terdiri dari 6 orang anggota inti dan beberapa pemain cadangan

Adapun, untuk jenis permainan bola voli lainnya, yaitu bola voli pantai, jumlah pemain dari masing-masing tim adalah 2 orang. Sehingga, dalam satu permainan voli pantai dimainkan oleh 4 orang.

Karenanya akan terasa tidak lengkap kalau kita tidak mempelajari sejarah permainan bola voli ini, kalau tidak seluruhnya, paling tidak kita tahu sejarah permainan bola voli agar semakin menambah wawasan kita dalam dunia bola voli.

 

Sejarah Bola Voli Di Indonesia

sejarah bola voli
www.idntimes.com

Selama zaman penjajahan yang terjadi di Indonesia banyak dampak yang dialami oleh negara Indonesia tidak hanya dampak negatif penjajahan juga mempunyai dampak positif salah satunya yaitu pada masa penjajahan tampaknya mengambil andil besar dalam sejarah bola voli.

Terkhusus untuk negara Indonesia sendiri. Hal ini terbukti dengan dikenalnya bola voli oleh kalangan masyarakat dikarenakan penjajahan Belanda yang pada saat itu menguasai Indonesia.

Pada masa penjajahan tepatnya pada tahun 1928, permainan voli ini dimainkan oleh kaum penjajah yang berasal dari Belanda dan juga golongan bangsawan, ketika itu, upaya memajukan olahraga voli dilakukan dengan cara mendatangkan pelatih-pelatih dari Belanda.

Tidak hanya pelatih-pelatih profesional yang didatangkan untuk mengembangkan bola voli, akan tetapi pada saat itu peran tentara pun cukup besar dalam upaya pengembangan permainan ini.

Hal ini dilakukan dengan cara seringnya mereka memainkannya di asrama-asrama mereka, tidak sampai pada latihan semata, para tentara juga sering melakukan kompetisi antar kompeni.

Pengembangan olahraga bola voli di Indonesia tidak membutuhkan waktu yang lama,
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya klub-klub yang bermunculan di berbagai kota besar di Indonesia.

Melihat perkembangannya yang pesat, maka tidak lengkap rasanya tanpa memiliki satu organisasi nasional yang bisa menyatukan dan menaungi olahraga voli yang ada di Indonesia.

Untuk itu, secara resmi pada tanggal 22 Januari 1955 berdirilah Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) yang berlokasi di ibukota Jakarta, tidak hanya itu perkembangan permainan ini pun cukup pesat karena pada saat itu langsung diadakan kejuaraan tingkat nasional yang pertama.

 

Legenda Bola Voli Indonesia

sejarah bola voli
pixabay.com

Indonesia memiliki kebanggan tersendiri pada cabang oleh raga ini karena Indonesia memiliki seorang legendaris yang sangat terkenal oleh masyarakat pada era 70 sampai 80an, seorang legendaris itu bernama Gugi Gustaman dialah orang pertama yang memperkenalkan pukulan cepat atau quick smash.

Pengabdian Gugi Gustaman untuk olahraga voli selama 12 tahun sebagai pemain nasional di era 70 hingga 80-an ditambah lagi 20 tahun di jajaran pelatih timnas, membuktikan totalitasnya untuk bola voli.

Di tahun 70-an Gugi membawa gaya baru di kancah bola voli tanah air dengan gaya smash quick yang diperkenalkannya pada tahun 1973. Tindakan yang dilakukan Gugi pada saat itu merupakan sebuah Inovasi baru pada cabang olahraga bola voli.

Pada zaman tersebut gaya bermain tim bola voli Indonesia masih tergolong Konvensional, oleh karenanya smash dilakukan dengan memanfaatkan umpan tinggi yang melambung akan tetapi pada saat itu gugi melakukan sedikit variasi dan perubahan saat melakukan smash, Gugi melakukannya dengan cepat ketika bola berada sedikit di atas net (satu bola).

Jika pada permainan bulutangkis kita mengenal ada King Smash ( smash yang dilakukan sambil melompat) yang dipopulerkan oleh Liem Swie King, makapada permainan bola voli memiliki Gugi Smash, Smash cepatnya dengan variasi beragam, seperti bola pull, pull back, dan lain-lain.

Gugi mengaku, gaya quick smashnya itu diperkenalkan oleh pelatih timnas saat itu yaitu Dopi Supit, gaya quick Smash ini pada awalnya diperkenalkan oleh Timnas Jepang pada tahun 1972 di kejuaraan dunia.

Gaya ini dilakukan untuk menyiasati postur pemain jepang yang pendek dibandingkan dengan pemain eropa dan amerika latin, dan Terbukti Jepang suskes jadi juara dunia.

Gugi juga merupakan orang pertama yang memperkenalkan doble step atau dua gerakan sebelum melakukan smash sebagai variasi serangan, kemudiania mengajarkan ilmunya kepada rekan-rekannya di timnas dan klub DLLAJ Bandung.

Dengan mengandalkan serangan yang bervariasi sebagai inti kekuatannya, DLLAJ Bandung klub yang dibela Gugi sejak pertama kali berdiri tahun 1973 menjelma sebagai kekuatan baru bola voli Indonesia, DLLAJ langsung merebut mahkota juara nasional dalam debutnya di kejurnas antar klub 1973.

Saat itu DLLAJ yang beranggotakan Gugi, Miwan, Iwan Budiono,Unay Sunarya,Roni dan Ahmad Yusuf menjadi dream team yang sulit ditaklukan, karena tim mereka merupakan tim yang sangat kompak ,variatif dan penuh trik dalam menipu bloker lawan sehingga mampu memukau publik bola voli tanah air.

Gugi juga menyatakan “Saingan berat kami saat itu adalah Pervos Jakarta,dan belakangan Veni Vidi Vici juga dari Jakarta, jika bertanding lawan mereka pasti selalu rame, ketiga tim ini kerap saling mengalahkan.

DLLAJ sendiri bukan klub pertama Gugi.Ia pertama kali menimba ilmu bola voli pada tahun 1969 saat masih duduk di bangku SMA di klub Maesa Bandung, Selanjutnya dalam kurun waktu 1971-1973 ia bergabung dengan Sirnagalih, klub terkuat di Bandung saat itu.

Perjalanan Gugi Ke Tim Nasional

Gugi gustaman memasuki tim nasional pada usianya yang ke 19 tahun.Ia dipanggil pelatih nasional , karena penampilannnya yang cemerlang pada saat membawa tim junior Jawa barat menjadi juara nasional di tahun 1971, sejak saat itu, ia menjadi langganan timnas hingga pensiun pada tahun 1983.

Nama Gugi Gustman bersama dengan timnas menjadi bahan perbincangan di berbagai event manca negara, mulai Sea Games, Asian Games sampai kejuaran Asia, tidak hanya itu Gugi pun dipercaya sebagai kapten tim.

Selama bergabung dengan timnas Gugi sering bergonta-ganti pelatih, dari sekian banyak pelatihnya, ia mengaku paling terkesan dengan pelatih asal Jepang yang bernama Yatsuaki Mitsunori.

 

Daftar Pemain Bola Voli Terbaik Di Dunia

sejarah bola voli
pixabay.com

Daftar pemain bola voli terbaik dunia sebagai berikut ini.

Jimmy George (India)

Ketika berbicara mengenai permainan bola voli tentunya kita tidak asing dengan nama Jimmy George, ia merupakan pemain bola voli terbaik sepanjang masa, Pria kelahiran 1995 yang berasal dari India ini dikenal sebagai pemain voli pertama yang bermain profesional dengan latihan fisik yang sangat baik pada usianya yang ke-21 tahun.

Iia memperoleh Arjuna Award.Selain itu ia memperoleh banyak penghargaan diantaranya, Manorama Award dan G.V, raja Award pada tahun1976 dan 1975 untuk Sportsman terbaik dari Kerala, Jimmy George Meninggal dunia yaitu pada tahun 1987.

Sampai sekarang nama Jimmy Gorge tidak akan dilupakan oleh India berkart prestasi nya yang gelimang di usianya yang amat muda selain itu ia juga merupakan orang india pertama yang berkarier sebagai pemain voli profesional

Hugo Conte (Argentina)

Pemain voli bernama lengkap Hugo Nestor Conte yang berasal dari Argentina ini memang telah pensiun, akan tetapi namanya masih tetap harum dandikenang oleh para penggemar bola voli. Hugo Conte pernah bermain untuk Argentina, Prancis, serta Italia di mana 3 negara berbeda pada liga Italia.

Ketika bersama tim Italia yang bernama Santal Parma, mereka pernah mendapatkan gelar juara Eropa Liga Champions pada tahun 1984, sedangkan di tahun 1982 Hugo Conte beserta timnya menjuarai Kejuaraan Dunia Argentina.

Serta tahun 1988 pun dapat membawa pulang perunggu saat berpartisipasi dalam Olimpiade Seoul 1988, tidak heran jika pemain voli cerdas berusia 54 tahun ini masih tetap dikenang.

Karch Kiraly (Amerika)

Pemain bola voli asal Amerika yang bernama Karch Kiraly ini menjadi satu-satunya pemain yang berhasil membawa medali emas Olimpiade untuk versi bola voli indoor maupun bola voli pantai.

Saat bermain untuk tim UCLA Bruins dari tahun 1979 hingga 1982, ia mendapatkan penghargaan Most Outstanding Player pada tahun 1981 dan 1982,

Sehingga tidak heran julukan Volleyball Thunderball melekat pada Kiraly dan ia pun menjadi pemain timnas AS tetap serta sukses meraih medali emas Olimpiade di tahun 1984

Berikut juga saat ia berperan sebagai kapten tim di tahun 1988, berkat prestasinya yang gemilang Karch Kiraly dipilih oleh FIVBsebagai pemain terdepan dunia di tahun 1986 dan 1988.

Matt Anderson (Amerika)

Pemain bola voli yang kini berusia 30 tahun yang dikenal dengan sebutan Matt Anderson ini masuk ke dalam daftar pemain voli terbaik di mana ia dikenal sebagai salah satu anggota tim voli nasional pria di Amerika Serikat tidak hanya itu ia juga tergabung dalam klub Rusia Zenit Kazan.

Matt Anderson juga pernah meraih medali perunggu di Olimpiade 2016 lalu serta ia mampu membawa pulang medali emas Pan American Cup 2008,

Bukan hanya itu Ia juga dikenal sebagai juara dari NORCECA pada Champion 2013, World League 2014 dan World Cup 2015. Meskipun di tahun 2014 sempat mengalami depresi, namun ia kembali bermain pada tahun 2016.

Konstantin Reva (Ukraina)

pemain bola voli terbaik yang selanjutnya adalah Konstantin Reva pria yang berasal dari Ukraina ini Lahir pada tahun 1921 dan meninggal dunia pada tahun 1997, Konstantin Reva yang merupakan pemain bola voli pria.

Begitu juga dengan tim Reva juga yang sangat menonjol pada masanya jika dibandingkan dengan tim yang lainnya, terlebih di kala pre-Olimpiade dan Kejuaraan Dunia menjadi salah satu acara kompetisi terbesar bola voli ketika itu.

Konstantin Reva tamat sekolah di tahun 1940, kemudian ia harus mengikuti wajib militer dan ia juga mulai bermain di Central Sport Club of the Army serta membawa timnya memenangkan 7 kejuaraan nasional.

Julukan Honored Master of Sport pun diberikan kepadanya di mana gelar tersebut adalah salah satu penghargaan tertinggi untuk para atlet.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.