Tips Puasa Bagi Penderita Maag

admin

Hakekat puasa secara dhahir adalah mengontrol pola makan atau menahan makan dan minum di siang hari. Akan tetapi pola mengontrol makan dan minum seperti ini terkadang sulit dilakukan oleh penderita sakit maag.

Sakit maag muncul karena terjadi gangguan pada lambung. Asam lambung yang tidak terkontrol menyebabkan gangguan pada perut atau biasa disebut maag.

Asam lambung yang tidak seimbang ini mampu mengakibatkan timbulnya gejala yang membuat penderitanya tidak nyaman. Terkadang rasa kembung, perih, mual, dan hingga muntah selalu muncul ketika asam lambung tidak dalam kondisi normal. Bahkan, ketika penyakit tersebut sudah mulai parah akan dapat menimbulkan pendarahan pada lambung.

Kurangnya asam lambung seperti ini lebih dikarenakan pola makan yang tidak teratur. Selain itu juga bisa jadi disebabkan faktor emosional. Misalnya, stres, terbiasa cepat marah, dan lain sebagainya.

Padahal manfaat puasa bagi kesehatan begitu banyak, tentu bagi Anda penderita maag juga ingin mendapatkannya. Berikut ini adalah tip berpuasa bagi penderita maag dan asam lambung.

Tips Puasa Bagi Penderita Maag

1. Makanan yang harus dihindari penderita sakit maag
Bagi anda yang telah memiliki riwayat maag berat ada baiknya jika anda menghindari makanan yang mengandung banyak gas. Seperti: sawi, nangka, kol, pisang ambon, dan lain sebagainya.

Selain itu, sebisa mungkin meminimalisir makanan yang mampu merangsang pengeluaran asam lambung. Misalnya, kopi, sari buah sitrus dan aneka minuman bersoda.

Makanan yang sulit dicerna lambung juga kurang baik bagi penderita maag. Sebab makanan yang sulit diurai oleh lambung akan mengakibatkan meningkatnya asam lambung akibat dari terjadinya peregangan di lambung.

Misalnya, kue tart, daging, makanan berlemak, cokelat, kue tart, keju, dan lain-lain. Di samping itu, makanan yang pedas dan mengandung merica dapat merusak dinding lambung. Untuk itu sebisa mungkin dihindari atau dikurangi.

2. Mengatur Pola Makan
Bagi penderita maag solusinya adalah memperbaiki pola makan, dimana makan yang teratur yaitu tiga kali dalam sehari dan dalam waktu yang sama. Akan tetapi, memperbaiki pola makan seperti ini tentu sangat sulit dilakukan dalam kondisi sedang berpuasa.

Pada dasarnya, pola makan saat tidak berpuasa bisa disiasati juga ketika berpuasa. Caranya adalah dengan mengatur jadwal makan ketika berbuka dan saat sahur.

Pada saat sahur usahakan jangan makan terlalu kenyang. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat adalah solusi yang tepat bagi penderita maag saat puasa. Dan ketika berbuka hendaknya pola makan juga tetap diatur.

Pada awal berbuka hendaknya berbuka dengan yang manis dan tidak berat. Tapi yang lebih utama adalah bertahap. Artinya, mengawali berbuka dengan makanan kecil terlebih dahulu akan mampu mengontrol maag anda.

3. Mengatur pola istirahat
Sakit maag tidak selamanya dikarenakan pola makan. Sakit maag bisa muncul akibat pola tidur yang tidak teratur. Nah, pada saat berpuasa akan lebih baik apabila jika anda menambah waktu istirahat lebih banyak dari biasanya.

Pada saat berpuasa orang membutuhkan waktu 14 jam untuk menahan diri dari makan dan minum. Agar energi anda tidak terlalu terkuras ada baiknya anda menambah waktu istirahat yaitu 2 jam setelah sahur.

Hal ini berfungsi untuk menghindari naiknya kadar asam lambung ke kerongkongan. Akan tetapi, karena hawatir makanan kembali ke kerongkongan sebaiknya posisi tidur adalah dengan posisi miring ke kanan atau berbaring.

4. Tetap berolahraga
Olah raga memang selalu menyehatkan. Tidak terkecuali pada saat berpuasa. Akan tetapi waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa adalah di sore hari atau sebelum berbuka.

Sebab pada saat itu perut tidak dalam keadaan penuh dengan makanan. Dan tubuh pun tidak akan lemas karena akan berbuka.

Olah raga ini sangat baik bagi penderita sakit maag. Terlebih dengan tujuan mengurangi rasa stress. Namun, energi juga harus tetap dijaga agar tidak terlalu lelah.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer