‎Tugu Babalayar Wujud Korupsi Yang Dipertontonkan!

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo,(FOKUSSATU.COM) – Tugu babalayar (Hikayat sang Delta) di pusat kota Sidoarjo disebut sebagai wujud korupsi yang dipertontonkan secara terang-terangan. Pembangunan tugu yang menelan anggaran Rp. 650 juta lebih ini juga sempat menuai protes dari berbagai kalangan atas spesifikasi yang tak sesuai.

‎Desain tugu babalayar ini dulunya, melalui proses sayembara yang pemenangnya mendapatkan imbalan puluhan juta rupiah atas desain tugu, berbentuk bambu yang disebut penuh makna itu.

‎Sejak dicetuskannya akan dibangun tugu baru di perempatan ikonik Sidoarjo tahun anggaran 2022 yang dikerjakan oleh CV Walka Elektrindo itu, protes dan kritik dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) muncul. Puncaknya, tugu yang disebut memiliki nilai seni tinggi ini di laporkan ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

‎Awak media mencoba mewawancarai beberapa warga dan pengamat setelah hampir 3 tahun berdirinya tugu tersebut. Beberapa diantaranya mengaku tak tahu berapa anggaran yang dikeluarkan untuk membangun tugu tersebut. Ada juga, yang tiap melewati tugu itu kesal dan membayangkan anggaran yang digunakan cukup untuk membeli 2 unit rumah di kawasan perumahan elit di Sidoarjo.

‎”Mosok iku Rp 650 juta mas, gae tuku omah genah nak perumahan mewah Sukodono oleh loro (dua) iku,” kata Erman pemuda asal Sukodono yang mencintai Sidoarjo lebih dari pacarnya itu hehe.

‎Kami juga iseng mewawancarai tukang bangunan dan kuli serabutan.Awak media memberitahu jika pembangunan tugu Hikayat sang Delta itu menelan anggaran Rp 650 juta lebih. Kebetulan, tukang bangunan bernama Imron ini juga memiliki jiwa seni dan hafal harga-harga material yang digunakan.

‎”Walah kene kekno aku Rp 50 juta mas tak gaekno ngono persis,” katanya dengan tertawa lebar.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Lantik Abdul Wahid - SF Hariyanto Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau

‎Jika dibayangkan, secara logika orang awam dan bahkan orang dengan kondisi mabuk pun, anggaran Rp 650 juta dengan bentuk tugu seperti itu tak masuk diakal. Oh iya, pembangunan tugu itu digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) selaku leding sektor di era kepemimpinan Bupati Ahmad Muhdlor yang tahun lalu 2024 telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemotongan insentif pegawai BPPD oleh KPK.

‎Saat itu, Ahmad Muhdlor didampingi Bupati Sidoarjo yang sekarang Subandi sebagai wakil yang mengaku tak dilibatkan sama sekali dan hanya dianggap sebagai ban serep selama kepemimpinannya.

‎Okeh, kita kembali ke pokok materi. Usai dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo, tiba-tiba pemberitaan positif terkait pembangunan tugu itu masif dan APH terkait hingga saat ini belum memutuskan hasil dari pelaporan masalah tugu tersebut.

‎Prof. Muzaki pengamat dari Lembaga Riset Kebijakan Publik Sipil Pantau Korupsi (SPK) mengaku heran, proyek curang yang terang-terangan dipertontonkan ke masyarakat itu tak ada upaya klarifikasi resmi dari pihak terkait. Menurutnya, masyarakat dipaksa menelan kenyataan pahit, bahwa inilah produk Pemerintah Daerah dengan segala problematikanya.

‎”Setiap hari, setiap pagi mereka yang melewati tugu itu seakan dipaksa mengerti betapa bobroknya sistem pemerintahan dan pembangunan di Sidoarjo. Kalau saya bilang ini wujud korupsi yang dipertontonkan ke publik,” sesal Muzaki.

‎Dia menyayangkan, pada saat pembangunan dan penyelesaian tugu itu semua pihak seakan bungkam. Padahal, menurutnya masih kesempatan untuk mencegah dan meluruskan pembangunan tugu jika ingin citra Sidoarjo tak dikenal sebagai daerah yang memilik potensi korupsi tinggi, Bersambung….

‎(Redho)

Berita Terkait

Tenaga Gizi di Pelalawan Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan dari BPJS
Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SISL Diduga Buang Limbah Sembarangan, Kebun Warga di Pelalawan Terancam
SMSI Akan Serahkan Sertifikat UKW Menuju Profesionalisme
Bejat! Kepala Sekolah di SBT Cabuli Siswi SD Berulang Kali Hingga Hamil, Polisi Tetapkan Tersangka
Buntut OTT, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dijebloskan ke Tahanan KPK
Jawa Barat Diguncang Lima Gempa dalam Sehari, BMKG Minta Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana
Sabu 13 Kg Gagal Edar, Dua Kurir Diamankan dan Jaringan Lintas Provinsi Diburu Polda Riau
HUT RI Ke-80, Bupati Labuhanbatu Serahkan Remisi Umum dan Dasawarsa
Berita ini 16 kali dibaca
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Agustus 2025 - 03:32 WIB

Bejat! Kepala Sekolah di SBT Cabuli Siswi SD Berulang Kali Hingga Hamil, Polisi Tetapkan Tersangka

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Buntut OTT, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dijebloskan ke Tahanan KPK

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 10:24 WIB

Satlantas Polres Gresik Tangkap Pelaku Tabrak Lari Maut di Menganti, Tewaskan Seorang Remaja

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 04:28 WIB

Perjuangan Richard Simanjuntak Selama 3 Tahun Cari Anaknya Kembali, Komnas PA Pelalawan: Diduga Ada Permainan Peksos Sumut 

Kamis, 31 Juli 2025 - 00:22 WIB

Gakkum KLHK Wilayah Sumatera Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perdagangan Sisik Trenggiling ke Kejaksaan Pematangsiantar

Rabu, 30 Juli 2025 - 01:46 WIB

Mahasiswa Mendesak Proses Hukum Sekwan DPRD Kepulauan Meranti atas Dugaan Mark-up Rp.5 Miliar

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:18 WIB

MANIPULASI DATA GANDA TERUNGKAP; KIP NISN SDN 14 RANTAU UTARA DIDUGA KENA GARAP PKBM ORPENTAG NIAS BARAT 

Senin, 28 Juli 2025 - 07:27 WIB

Kasus Pelecehan di SMAN 4 Serang: Guru HD Ditetapkan dan Ditahan Sebagai Tersangka

Berita Terbaru

Uncategorized

Gegara Sabu, Kernek Bangunan Ditangkap Polisi.

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:18 WIB

Berita

SMSI Akan Serahkan Sertifikat UKW Menuju Profesionalisme

Senin, 25 Agu 2025 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x