Sidang Kasus Kekerasan Anak di Medan: Ibu Menangis dan Mengaku Bersalah Aniaya Anak Kandung

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOKUSSATU.COM,Medan – Inisial (DTN) (38), terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap anak kandungnya berinisial K (6), menangis saat memberikan keterangan di ruang sidang Cakra IX, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/2).

Dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa, DTN mengakui dan menyesali perbuatannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Zulfikar.

“Pada saat itu saya dalam keadaan stres, terus pada saat itu juga anak saya berbohong masalah stiker hilang di sekolahnya. Jadi, di situ saya emosi,” ucap dia.

DTN mengaku, dirinya menganiaya anaknya dengan menggunakan ikat pinggang secara berulang kali hingga anaknya tersebut menangis kesakitan.

“Berulang kali (saya pukul). Saya tidak ada mencekik,” ucap dia.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban perbuatannya, DTN mengatakan bahwa dirinya bersedia dan siap dihukum oleh majelis hakim apabila terbukti bersalah.

“Saya bekerja sebagai online shop (pedagang daring). Dari pekerjaan itu saya mampu untuk membiayai anak-anak. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” tuturnya.

Mendengar pengakuan DTN, Hakim Anggota Zufida Hanum memberikan nasihat kepada DTN. Layaknya seorang ibu, Zufida terlihat tak tega melihat anak kecil dianiaya oleh orang lain apalagi ibu kandungnya sendiri.

Hal itu tampak ketika jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Septian Napitupulu memperlihatkan barang bukti penganiayaan berupa rekaman video CCTV kepada majelis hakim.

“Awal mula anak berbohong itu ketika saudara sebagai orang tua nggak pernah menghargai anak saudara ketika jujur. Karena dia nggak dihargai, maka dia akan terus berbohong. Kalau nggak percaya, cobalah saudara tanya psikolog,” ucapnya.

Zufida mengingatkan DTN untuk tidak pernah main fisik ketika anak berbuat sebuah kesalahan. Sebab, setiap anak itu harus dididik dan dibina atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Baca Juga:  Sabu 13 Kg Gagal Edar, Dua Kurir Diamankan dan Jaringan Lintas Provinsi Diburu Polda Riau

“Kalau bohong jangan dipukul, saudara ajak bicara kenapa dia bohong. Kalau saudara pukul, dia akan terus berbohong. Mungkin saudara nggak pernah ikut parenting, ya. Kalau saudara ikut parenting, yang saudara nggak tahu jadi tahu,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan terdakwa, Hakim Ketua Zulfikar menunda persidangan dan dilanjutkan persidangan pada pekan depan dengan agenda pembacaan surat tuntutan dari JPU.

“Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada Selasa (25/2), dengan agenda pembacaan tuntutan,” tutup Zulfikar.

(Albert)

Berita Terkait

Tenaga Gizi di Pelalawan Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan dari BPJS
Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SISL Diduga Buang Limbah Sembarangan, Kebun Warga di Pelalawan Terancam
SMSI Akan Serahkan Sertifikat UKW Menuju Profesionalisme
Bejat! Kepala Sekolah di SBT Cabuli Siswi SD Berulang Kali Hingga Hamil, Polisi Tetapkan Tersangka
Polsek Kualuh Hulu Ringkus Terduga Pengedar Sabu Di Alun-Alun
Buntut OTT, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dijebloskan ke Tahanan KPK
Jawa Barat Diguncang Lima Gempa dalam Sehari, BMKG Minta Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana
Sabu 13 Kg Gagal Edar, Dua Kurir Diamankan dan Jaringan Lintas Provinsi Diburu Polda Riau
Berita ini 2 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:50 WIB

Tenaga Gizi di Pelalawan Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan dari BPJS

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:33 WIB

Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SISL Diduga Buang Limbah Sembarangan, Kebun Warga di Pelalawan Terancam

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:55 WIB

SMSI Akan Serahkan Sertifikat UKW Menuju Profesionalisme

Minggu, 24 Agustus 2025 - 03:32 WIB

Bejat! Kepala Sekolah di SBT Cabuli Siswi SD Berulang Kali Hingga Hamil, Polisi Tetapkan Tersangka

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:35 WIB

Polsek Kualuh Hulu Ringkus Terduga Pengedar Sabu Di Alun-Alun

Rabu, 20 Agustus 2025 - 22:24 WIB

Jawa Barat Diguncang Lima Gempa dalam Sehari, BMKG Minta Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:09 WIB

Sabu 13 Kg Gagal Edar, Dua Kurir Diamankan dan Jaringan Lintas Provinsi Diburu Polda Riau

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:01 WIB

HUT RI Ke-80, Bupati Labuhanbatu Serahkan Remisi Umum dan Dasawarsa

Berita Terbaru

Berita

SMSI Akan Serahkan Sertifikat UKW Menuju Profesionalisme

Senin, 25 Agu 2025 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x